Dialog Tak Digubris, Warga Pulau Lembeh Terpaksa Tutup Akses Jalan untuk Truk Pengangkut Material Pasir dan Batu

  • Whatsapp
Warga terpaksa memblokir jalan supaya truk-truk pengangkut material pasir dan batu tak leluasa masuk dan merusak jalan (foto: istimewa)

indoBRITA, Bitung- Sejumlah warga Kelurahan Pintu Kota Kecamatan Lembeh Utara memblokir akses jalan bagi truk-truk pengangkut material di Kelurahan tersebut, Rabu (11/10/17). Tindakan itu dilakukan sebagai bentuk kekesalan masyarakat terhadap truk-truk yang kerap merusak jalan di wilayah mereka.

Warga mengaku sudah sering menyampaikan masalah ini, namun tak digubris ke pengemudi truk.

“Kasihan, jalan itu baru saja diperbaiki pada tahun yang lalu. Kini kondisinya rusak di sejumlah titik karena lalu-lalang truk pengangkut material pasir dan batu ini,” ujar Luther Lorameng, salah satu warga Kelurahan Pintu Kota.

Anggota Fraksi Partai Golkar DPRD Bitung ini menyebut dua warga sudah meninggal karena kecelakaan di jalan yang rusak parah tersebut. “Ada dua proyek di Kecamatan Lembeh Utara yang disuplai material truk pasir. Satunya pembangunan resort di Baturiri dan satunya lagi pembuatan jalan di bagian selatan Lembeh,” cetusnya.

Setelah melakukan negosiasi, Lorameng mengatakan, penanggung jawab pembangunan Resort mengaku akan berusaha memperbaiki titik-titik yang rusak.

“Truk-truk itu siangnya sudah bisa jalan lagi karena ada jaminan katanya mereka siap melakukan perbaikan sekedarnya, hanya saja saya menyesalkan, Dinas PUPR Bitung tidak merespon keluhan kami,” pungkasnya. (ben/nji)

 

Related posts