Marthin Tombeng,Melayani dengan Tulus dan Merangkul Semua Kelompok

  • Whatsapp
Hukum Tua Kaima, Martin Tombeng (foto:dok)

REMBOKEN-Familiar dan sangat bersahabat, tapi jiwa kepemimpinannya jelas terlihat. Begitu kesan media ini saat bersua dengan Marthin Tombeng, Kepala Desa atau Hukum Tua Desa Kaima, Kecamatan Remboken, Kabupaten Minahasa.

“Pers merupakan salah satu pilar dalam pembangunan. Terima kasih karena Megamanado sudah mau mampir di Desa Kaima,” kata Marthin membuka pembicaraan saat menerima media ini, Senin (11/9/2017).

Read More
Marthin Tombeng di negeri tetangga, Singapura (foto:dok)

Marthin terlihat sangat enjoy. Sejumlah warga yang datang di sela-sela wawancara dengan Megamanado, tetap ia layani dengan ramah.

Ia sama sekali tak mengeluh, kendati siang sudah mau berganti malam. “Memang ini sudah sore, tapi selagi ada waktu kenapa tidak? Saya sebisa mungkin memberikan yang terbaik. Dengan segala keterbatasan, saya mau membangun dan menata Kaima menjadi yang lebih baik,” ucapnya.

Ia kemudian bercerita soal tugas sehari-harinya sebagai Hukum Tua Kaima. Ia bersyukur karena semua kelompok, seluruh warga memberikan sokongan.

Berbagai program pembangunan yang ia rancang mulai memperlihatkan hasil karena dukungan semua elemen. Bantuan dana desa dari pemerintah juga ia pergunakan sebaik mungkin untuk perbaikan infrastruktur, fasilitas dan kesejahteraan  warga Kaima.

“Dana desa itu harus dimaksimalkan. Pemanfaatan dana desa dengan baik  pasti berimbas baik  untuk kemajuan desa dan kesejahteraan warga,” ujarnya.

Marthin menilai kebijakan Presiden Jokowi memberikan stimulan untuk semua desa dan semangat Nawa Cita membangun pinggiran akan mempercepat pemerataan pembangunan.  “Pak Gubernur Olly Dondokambey dan Pak Wakil Gubernur Steven Kandouw serta Pak Bupati Jantje Wowoling Sajouw dan Pak Wakil Bupati Ivan Sarundajang juga  sangat memerhatikan pemerataan pembangunan. Kami memberikan apresiasi,”  katanya.

Termotivasi dari semangat membangun dari pinggiran itu, Marthin akan membangun Desa Kaima dengan penuh hati. Ia akan selalu melayani warganya dengan tulus dan merangkul semua kelompok.

“Tak ada sekat, Kumtua (kepala desa, red)  sangat dekat dengan semua warga. Kami mensupport kepemimpinannya,” ujar salah satu warga Desa Kaima. (nji)

 

 

Related posts