Membahayakan Masyarakat, Polres Tambal Jalan Berlubang Manado-Tomohon

  • Whatsapp
Personel Polres Tomohon kerja bakti tambal jalan berlubang di Tomohon (foto:ist)

TOMOHON- Sempat dilakukan pengaspalan, namun konisi ruas jalan utama Manado-Tomohon kembali memprihatinkan. Terdapat beberapa titik yang masih membahayakan pengguna jalan.

Menyikapi kondisi tersebutm Polres Tomohon dibawah kepemimpinan Kapolres AKBP IK Agus Kusmayadi SIK, berinisiatif  melakukan penambalan jalan berlubang.Kegiatan yang diikuti Wakapolres Kompol Dewa Made Palguna SH SIK dan dipimpin Kabagops Kompol Thonny Salawati serta diikuti pejabat utama dan seluruh peserta apel Polres Tomohon yang ditunjuk oleh Kabagops, dilaksanakan pada Selasa (29/8/2017), mulai dari pukul 09.00 Wita.

Kusmayadi mengatakan, Kabagops ditugaskan untuk mengawasi dan menyelesaikan kerja bakti ini, karena pekerjaan penambalan jalan berlubang ini dilaksanakan pada siang hari.

Juga kendaraan pengguna jalan sangat ramai berlalu lintas, sehingga kabagops mengoptimalkan kekuatan polantas polres untuk mengamankan personil yang melakukan kerja bakti.

“Mengingat setelah pekerjaan kerja bakti sudah bergeser sampai di daerah Tinoor, tingkat kerawanan personil sudah makin tinggi karena banyak jalan yang menikung ke kiri dan ke kanan,” tuturnya.

Sementara itu, disela kegiatan Salawati mengatakan, kerja bakti ini diharapkan nantinya akan memberikan dampak yang baik dan nyaman bagi pengguna jalan yang akan melewati di ruas jalan tersebut.

“Karena oleh pengguna jalanan sebelumnya mengatakan, bahwa mereka sering terjebak dan sangat kaget ketika melewati sepanjang ruas jalan Manado-Tomohon. Semoga berkat kerja bakti ini, mulai sore hari sudah dapat dinikmati oleh masyarakat yang melintasi di ruas jalan ini,” tuturnya.

Kesempatan itu juga, Wakapolres mengatakan, kerja bakti ini hanya semata kepedulian dengan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan. “Jika kita menunggu dinas yang berkompeten untuk mengerjakan, saya kira harga semen dan tenaga personil yang mengerjakan tidak ada artinya dibandingkan dengan nyawa orang. Karena kecelakaan yang terjadi, hanya mau menghindari lubang-lubang yang ada,” ujar Palguna.(ibc/nji)

Related posts