SAS Ikut Pembekalan Kepala Daerah di Kantor BPSDM Kemendagri

  • Whatsapp
Wakil Wali Kota Syer;y Adelyn Sompotan bersama Wali Kota Bitung Max Lomban di acara pembekalan kepala daerah (foto:ist)

JAKARTAWakil Wali Kota Tomohon Syerly Adelyn Sompotan (SAS) mengikuti pembekalan kepemimpinan kepala daerah dan wakil kepala daerah hasil Pilkada serentak 2015 lalu di Jakarta. Pembekalan yang dilaksanakan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM), Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri)  dimulai Senin (22/5) hiingga Rabu (24/5/2017) di kantor BPSDM Kemendagri, Jalan Taman Makam Pahlawan Nomor 8, Jakarta Selatan.

Kepala BPSDM Kemendagri, Teguh Setyabudi dalam pidatonya mengatakan, kegiatan pembekalan kepemimpinan tersebut adalah salah satu program prioritas Kemendagri untuk mengembangkan pengembangan SDM  “Targetnya bukan cuma kepala daerah dan wakil. Tapi juga anggota DPRD, serta pejabat eselon di pemerintah pusat dan daerah,” papar Teguh.

Diharapkannya, kegiatan tersebut bisa meningkatkan wasasan dan pengetahuan peserta dan semangat dan pengabidan kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).”Materinya yang disampaikan seperti tentang pemeritahan dalam negeri, program prioritas, keuangan dan soal kepemimpinan ESQ,” tukas dia.

Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo dalam sambutannya mengingatkan kepala daerah dan wakil kepala daerah terpilih untuk memenuhi janjinya selama kampanye pilkada. “Kami ingin mengingatkan bapak ibu (Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah) untuk segera menjabarkan janji kampanye pilkada, kemudian fokus program tahun pertama – kelima harus teraspirasi dengan perencanan program dibahas dengan DPRD,” ujar Mendagri ketika membuka kegiatan.

Tjahjo menekankan, mengatakan bupati/walikota memiliki program-program yang harus dilaksanakan. Upaya yang harus dilakukan adalah mengumpulkan SKPD-nya sampai kepala desa dan melakukan sinkronisasi.

“Wajib SKPD sampai kepala desa menjalankan program bapak ibu sekalian. Makanya undang SKPD paparan capaian program dan kalau tidak capai target ganti saja, karena pengaruhi program kerja bapak ibu sekalian termasuk sekda,” papar Mendagri.

Menurutnya, Sekertaris Daerah (Sekda) harus merupakan orang kepercayaan bupati/walikota, sehingga orang yang tepat agar program pembangunan daerah dapat berjalan dengan baik.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Syerly Sompotan mengatakan, semua janji kampenye telah disusun dalam visi dan misi kepemimpinan Wali Kota dan Wawali.”Program EMAS (E-goverment, merubah wajah kota, Akselerasi pembangunan, Smart city services) merupakan program unggulan yang sementara dijalankan Pemkot Tomohon,” ujar SAS. (lin)

Related posts