Bantah Ada Proyek Fiktif, Ketua DPRD Minahasa Berkilah Ada Panitia Khusus

  • Whatsapp
Ketua DPRD Minahasa, James Rawung (foto:ist)

TONDANO-Ketua DPRD Minahasa James Rawung membantah adanya proyek fiktif menggunakan APBD Minahasa. Meski demikian, politisi PDIP agak kelabakan saat disodorkan beberapa data sebagaimana yang disebutkan oleh para aktivisi LSM.

“Kalau soal proyek, kan ada Panitia Khusus (Pansus) yang dibentuk dari beberapa fraksi yang ada di Dekab Minahasa. Bukan hanya dari PDIP,” ujar Rawung.

Ia juga tak memberikan jawaban pasti saat ditanya soal proyek jalan yang melintas di wilayah asalnya di Lembean Timur. “Waduh, mungkin tepatnya ditanyakan langsung kepada bupati. Takutnya saya salah kasi statement,” ucapnya.

Pernyataan Rawung dicela habis-habisan oleh Herry Plangiten, pemerhati pemerintahan di daerah ini. Menurutnya, pernyataan dari Ketua Dekab Minahasa James Rawung sangat ngawur dan tidak mencerminkan kualitas pimpinan Dekab yang terhormat.

“Pimpinan Dekab itu seharusnya menguasai APBD, LKPJ, kalau bisa juga kuasai LPSE. Selain itu, data dan fakta dilapangan juga harus dikuasai. Supaya memiliki nilai tawar dimata eksekutif. Tapi kalau kompetensi tersebut tidak dimiliki, akan jadi apa daerah kita ini,” ujar Plangiten.

Ia  merasa heran karena ada sejumlah anggota Dekab yang dulunya terkena vokal dan kritis bersuara, kini sudah menjadi ‘bisu’. “Yang aneh saat ini di Minahasa, legislatif terkesan takut dan tunduk kepada eksekutif. Karena situasi ini, saya menduga ada apa-apanya diantara keduanya. Menurut saya, lebih bagus kalau situasi sebaliknya yang tercipta,” pungkas Plangiten. (yam)

 

Related posts