Berada di Zona Merah, Tujuh Perangkat Daerah Dapat Perhatian Khusus Eman dan Sompotan

  • Whatsapp
Rapat Epra Pemkot Tomohon yang dipimpin Sekkot H. Lolowang (foto:ist)

TOMOHON- Pemerintah Kota (Pemkot) Tomohon menggelar Rapat Evaluasi dan Pengawasan Realisasi Anggaran (EPRA), yang dipimpin langsung Sekretaris Daerah Kota (Sekdakot) Harold V Lolowang, di Ruang Rapat Sekretaris Daerah, Rabu (19/4/2017).

Wali Kota Jimmy F Eman, melalui Sekdakot Harold V Lolowang mengungkapkan, dari hasil EPRA baru 23 dari 30 Perangkat Daerah yang masuk zona aman, sementara sisanya atau 7 Perangkat Daerah masuk zona merah.

”Ada beberapa kriteria, yakni zona biru untuk paling baik, disusul zona hijau dan zona kuning. Sementara untuk zona merah yang memiliki laporan paling buruk,” kata Lolowang.

Untuk itu, Wali Kota Jimmy Eman dan Wakil Wali Kota Syerly Adelyn Sompotan akan memanggil perangkat daerah yang masuk zona merah. ”Kami akan menanyakan kendala-kendala sehingga masih masuk zona merah dan akan bersama-sama mencari solusinya,” ucap Lolowang.

Ia berharap kedepan nantinya semua perangkat daerah bisa merealisasikan anggaran sesuai waktu yang ditetapkan. “Kita ingin sema peranngkat daerah masuk zona hijau dan biru,” ucapnya.

Hadir dalam rapat tersebut, Inspektur Kota Tomohon Djoike Karouw, Asisten Perekonomian Ronni Lumowa,  Asisten Umum Novi Politon, Kaban Pelitbang Ervinz Liuw, Kaban Keuangan Daerah Gerardus Mogi, Kadis Dikda Dolvin Karwur serta Bidang Anggaran Badan Keuangan Daerah. (ibc/den)

 

 

Related posts