Warga Keluhkan Sampah dan Usul Peremajaan Pohon di Reses Ketua DPRD Manado

  • Whatsapp

MANADO- Keberadaan pohon tua di jalan-jalan utama  menjadi kekhawatiran sendiri warga Manado. Saat reses Ketua DPRD Kota Manado, Noortje Henny Van Bone, Senin (20/2/2017) malam  di Kelurahan Winangun II, Kecamatan Malalayang, beberapa warga berharap pemerintah segera menebang pohon tua sebelum ada korban jiwa.

“Saat musim hujan disertai angin kencang seperti beberapa minggu terakhir ini, banyak pohon tumbang. Demi keselamatan masyarakat, maka pohon-pohon tua sebaiknya ditebang, saatnya melakukan peremajaan,” ucap Wina, warga Winangun.

Masyarakat meminta instansi teknis segera action melakukan penebangan. “Wali Kota Manado, Pak Vicky Lumentut lalu pernah turun langsung menebang pohon tua di pinggir jalan. Instansi teknis harus menuntaskan penebangan pohon tua supaya tak ada perasaan was-was bisa terkena pohon saat melintas di jalan raya,” kata Sony, juga warga Winangun.

Ratusan warga yang hadir (foto:hum)

Selain pohon tua, masyarakat juga mengeluhkan soal sampah yang tak terangkut dan dibiarkan beberapa hari di tempat-tempat tertentu. Aspirasi lainnya mengenai perbaikan jalan dan drainase.

Van Bone dalam penyampaiannya mengatakan semua aspirasi itu menjadi catatan penting baginya untuk disuarakan dan diteruskan ke pihak eksekutif. “Mengingat masih hujan disertai angin kencang, maka peremajaan pohon memang perlu menjadi prioritas,” ucapnya.

Sementara menyangkut sampah, Pemkot menurut Van Bone akan ketambahan armada yang diberikan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut. “Bertambahnya mobil sampah mudah-mudahan bisa membantu kinerja Pala. Tapi saya juga minta warga untuk tidak membuang sembarangan dan selalu terlibat dalam kegiatan bersih-bersih lingkungan,” ungkapnya.

Perwakilan Dinas Pekerjaan Umu, Tata Ruang dan SKPD lainnya yang hadir di reses itu diberikan kesempatan oleh politisi Partai Demokrat menjawab dan menanggapi langsung pertanyaan atau usulan masyarakat.

Sejumlah ASN juga hadir di reses pertama yang digelar di tahun 2017 (foto:hum)

“Banyak problematika pembangunan terangkat  saat reses.  Dialog dengan konstituen juga sangat berarti untuk mengetahui sejauh mana capaian hasil pembangunan. Terima kasih kepada warga yang sudah memberikan masukan dan menyampaikan aspirasi untuk menjadi pijakan kami dalam pengusulan program ke depannya,” ujar Van Bone.

Ia pun menganjurkan agar semua personil DPRD Manado mengoptimalkan masa reses perdana di tahun 2017 ini sehingga berkualitas.  “Mari manfaatkan masa reses dengan baik,” katanya.

Reses ini adalah reses pertama yang digelar DPRD Kota Manado di Tahun 2017 dan dihadiri oleh sejumlah kepala SKPD, Camat se-Kecamatan Malalayang dan Sario, Lurah, Pala serta warga dari berbagai kelurahan yang ada di  Manado. (rey)

Related posts