Hindari Ijazah ‘Aspal’, Tim Pansel Verifikasi Akhir Berkas Calon Pala

  • Whatsapp

MANADO– Tim Panitia Seleksi (Pansel) Pala Pemkot Manado menunda sementara pengumuman hasil akhir dari semua rangkaian yang digelar untuk memilih pemimpin di 504 lingkungan. Tim Pansel masih akan memverifikasi akhir berkas 1.024 calon Pala atau Kepala Lingkungan tersebut.

Langkah ini diambil demi menghindari adanya  berkas yang tak sesuai, misalnya ijazah asli tapi palsu (aspal) karena itu bisa berbuntut pada proses hukum di kemudian hari.

Demikian disampaikan Ketua Tim Pansel Pala Pemkot Manado Rum Usulu usai memimpin rapat Pansel Rabu (01/02) malam  bersama seluruh Camat se Kota Manado. Birokrat senior ini tidak ingin Pansel ambil resiko seputar adanya laporan warga soal keabsahan Ijazah baik itu SMP dan SMA dari sejumlah calon Pala yang telah mendaftar dan ikuti seleksi lalu.

“Berdasarkan laporan-laporan warga seperti inilah, maka kami Tim Pansel lewat berkoordinasi dengan Pak Walikota G.S Vicky Lumentut dan Wawali Mor Dominus Bastiaan. Akhirnya menunda sementara waktu proses pengumuman, agar kedepan tidak berhadapan dengan hukum dan waktu pengumuman dipastikan tidak akan berlangsung lama,” jelas Usulu.

Ditambahkannya, sesuai dengan informasi yang diterimanya. Jika kedepan, ada calon Pala yang kedapatan memakai Ijaza h Aspal. Maka itu sudah pasti akan berhadapan dengan proses hukum pidana, dan ancamannya tidak main-main yakni tujuh tahun hukuman penjara.

Hal inilah yang membuat, ada sejumlah calon Pala yang datang mengaku sekaligus menarik diri dari pencalonan Pala itu alias mengundurkan diri. “Ada calon Pala, sudah datang mengaku dan minta mundur, itu karna takut di penjara selama  tujug tahun sesuai hukum pidana. Jadi pihak Pansel, untuk menghindari Ijaza h Aspal terpaksa memverifikasi akhir berkas para Calon Pala yang ada,” ujar Usulu yang turut didampingi Asisten Pemerintahan dan Kesra Micler Lakat SH MH dan Inspektur Drs Hans Tinangon. (rey)

Related posts