Tak Bisa Jualan, PKL Shopping Center Mengadu ke Wakil Rakyat

  • Whatsapp

MANADO – Sejumlah Pedagang Kaki Lima (PKL) sehari-hari menjajakan dagangan di area Shopping Center menyambangi kantor DPRD Manado, Rabu (12/10).  Kedatangan mereka untuk menyampaikan penertiban yang dilakukan PD Pasar di sekitar Shopping Center.  Bagi mereka, penertiban tersebut bukti PD Pasar ingkar janji.

“Kami sudah dua hari tidak berjualan, karena ada larangan dari pihak PD Pasar. Kondisi tidak menguntungkan kami karena tak punya lagi mata pencaharian,” kata jubir yang mewakili sejumlah PKL.

Mereka menilai PD Pasar tidak konsisten dengan kesepakatan yang dilakukan. “Sebelumnya kami menolak angket yang dibuat PD Pasar yang isinya pemindahan lokasi berjualan. Tapi tiba-tiba ada penertiban dari PD Pasar dan Pol PP, padahal sudah ada kesepakatan. Tambah lagi kami yang berjumlah 75 orang selalu bayar iuran,” ucapnya.

Menanggapi hal itu, personil Komisi A Syarifudin Saafa mengatakan pihaknya akan menindaklajuti aspirasi dari PKL tersebut. Kata Saafa, sebelumnya direksi PD Pasar sudah berjanji akan memberikan lokasi baru bagi para pedagang untuk berjualan, tapi tidak direalisasi.

“Kami tentunya akan koordinasi bersama rekan-rekan di Komisi B yang adalah mitra kerja PD Pasar. Intinya akan ditindaklajuti, kalau perlu akan langsung disounding ke Walikota Manado,” ujar Ketua Politisi PKS itu.  (don)

Related posts