GSVL Dukung Larangan Unjuk Rasa di Tempat Ibadah

  • Whatsapp

MANADO-Selaku personil Majelis Pertimbangan Sinode (MPS) Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM) Walikota Manado  GS Vicky Lumentut (GSVL) ikut menghadiri diskusi dan pembahasan dalam Sidang Majelis Sinode Tahunan (SMST) ke-29 di Wilayah Bunaken, Kecamatan Bunaken Kepulauan, Kamis (6/10) siang tadi.
Dalam kesempatan itu, Walikota GSVL menyampaikan beberapa hal terkait program-program Pemerintah Kota (Pemkot) Manado yang menyentuh kepentingan masyarakat.
Salah satunya, program pengembangan keterampilan melalui Balai Latihan Kerja (BLK). Dimana, para pencari kerja akan dibekali dengan keterampilan sebelum masuk dunia kerja.
“Pengembangan SDM yang sejalan dengan misi gereja akan kami laksanakan melalui Balai Latihan Kerja yang bertujuan mempersiapkan tenaga kerja yang siap kerja,”tandas Walikota.
Terkait usulan gereja agar agama tidak digunakan untuk kepentingan tertentu lewat aksi-aksi unjuk rasa, Walikota GSVL menyatakan dukungannya. “Sebagai pemerintah saya mendukung adanya larangan unjuk rasa yang dilakukan di tempat ibadah. Tidak hanya agama Kristen tetapi juga agama lainnya,” tukas Walikota.
Selain itu, tambah Walikota GSVL, pemerintah mendukung upaya-upaya pembinaan warga gereja termasuk mereka yang tergolong kaum Lesbian, Biseksual, Gay dan Transgender (LBGT) serta pengguna narkoba.
Pembahasan dipimpin Ketua Badan Pekerja Majelis Sinode (BPMS) GMIM Pdt DR HWB Sumakul MTh dan diikuti pimpinan Komisi Kategorial Bapak, Ibu, Pemuda, Remaja dan Anak (BIPRA) serta para pelayan khusus (pelsus) pendeta, penatua dan syamas dilingkup pelayanan GMIM. (hum/don)

Related posts