Umboh Harap Karinda Cs Bersinergi dengan 40 Legislator Manado

  • Whatsapp

MANADO-Aktivis Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Terry Umboh menilai delapan utusan Manado di DPRD Sulut atau gedung Cingkeh belum mampu memenuhi harapan warga ‘Kota Tinutuan’. Penilaian itu disampaikan Umboh menyikapi keluhan masyarakat soal tak adanya sinkronisasi antara delapan legislator utusan Manado dengan 40 politisi penghuni gedung Tikala dan kekurang pekaan mereka terhadap berbagai persoalan terjadi di masyarakat.

“Delapan wakil Manado di DPRD Sulut seharusnya jadi garda terdepan dalam memperjuangkan aspirasi rakyat Manado. Tapi, gaung mereka kalah dari utusan daerah lain. Mereka kurang proaktif dalam setiap pembahasan di DPRD Sulut. Terkesan kalau James Karinda dan kawan-kawan menyerahkan tanggung jawab penuh kepada 40 anggota DPRD Manado,” kata Terry saat bersua dengan wartawan, kemarin.

Mantan Ketua Kerukunan Sopir Basis Manado ini mencontohkan keberadaan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Sumompo. TPA tersebut menurut Umboh sudah tak represantif. “Manado gagal mendapat Piala Adipura karena tak memiliki TPA yang represantatif. Pak Walikota Vicky Lumentut menyebut perlu kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Sulut dan daerah tetangga untuk menyediakan TPA yang represantatif. Nah, di sinilah peran Karinda Cs. Tapi, mereka cuek saja dengan kondisi ini,” ujarnya. Umboh juga menyayangkan sikap diam kedelapan utusan Manado soal kerusakan jalan yang kerap dikeluhkan masyarakat. “Peran mereka cukup penting sebenarnya untuk menyampaikan ke Pemerintah Provinsi untuk segera memperbaiki jalan provinsi dalam kota,” Umboh menegaskan.

Umboh berharap para wakil Manado di gedung Cingkeh benar-benar bekerja dengan baik demi percepatan pembangunan di ibukota Provinsi Sulut. “Ke depan, agar kedelapan legislator Sulut dari Manado bersinergi dengan 40 penghuni gedung Tikala dan rutin menggelar pertemuan dengan Walikota Manado Vicky Lumentut demi terwujudnya pembangunan yang lebih baik,” pungkas Umboh. Sekedar diketahui delapan legislator Manado di DPRD Sulut yakni Andre Angouw, Teddy Kumaat, James Karinda, Ika Mangindaan, Yonkie Liemen, Novie Mewengkang, Ayub Albugis dan Amir Liputo. (don)

 

Related posts