Menteri Pariwisata Apresiasi Launching Festival Sangihe 2016 di Jakarta

  • Whatsapp

JAKARTA– Menteri Pariwisata Arief Yahya mengapresiasi kegiatan launching Festival Sangihe 2016  yang digelar di Jakarta, Selasa (19/7/) lalu. Kegiatan ini menurut  Yahya merupakan wujud tekad Kabupaten Kepulauan Sangihe menjadikan pariwisata sebagai andalan dengan mengoptimalkan potensi  daya tarik alam dan budaya.

“Kunci pengembangan destinasi terletak pada atraksi, aksesibilitas, dan amenitas (3A). Selama ini Wisman yang berkunjung ke Sulut hanya sampai di Manado dan Bunaken. Inilah yang perlu kemudahan transportasi dari Manado atau Bunaken lanjut ke Kepulauan Sangihe,”  kata Yahya saat ditemui sejumlah jurnalis asal Sulut di Jakarta, Kamis (21/7).

Ia optimistis dunia wisata Kepulauan Sangihe akan menggeliat jika konsep 3A tersebut diterakan dengan benar. Apalagi Kepulauan Sangihe merupakan titik singgah yang menarik bagi kapal layar .

Pada  Sail Karimata Mei 2016″ lalu, Tahuna — ibukota Kabupaten Kepulauan Sangihe — ditetapkan sebagai titik singgah peserta ‘sail’ dari AS, Kanada, Australia, Malaysia, dan Inggris yang berlayar dari Davao (Filipina) dan perairan Malaysia menuju Kalimantan.“Kepulauan Sangihe bisa memanfaakan iven-iven internasional seperti ini untuk mempromosikan potensi wisata bahari,” kata Marketeer of The Year 2013 ini.

Pembangunan kepariwisataan Kepulauan Sangihe, lanjut Menpar, mempunyai nilai strategis dalam mendukung program membangun wilayah pinggiran. Terlebih, posisi kepulauan ini berdekatan dengan wilayah Filiipina. Ini akan menguntungkan jika didukung dengan kemudahan aksesibilitas transporasi laut dan udara.

“Saya sangat merespon usulan Kepala Dinas Pariwisata Kota Manado agar pemerintah membuka jalur penerbangan Manado-Davao (Filipina). Saya minta agar dilakukan kajian seat capacity untuk pengembangan destinasi baru ini,” ujarnya.

Festival Pesona Sangihe 2016 di Kepulauan Sangihe dijadwalkan akan digelar 5-10 September mendatang. Kegiatan akan dimeriahkan dengan pawai budaya, penjemputan ‘yacht rally’, pegelaran seni budaya (musik oli dan tari salo), ‘inland tour’, pameran pembangunan dan aneka lomba. (bsc/bnc/jr/alx)

Related posts