Manado Dijejali Sampah, Pusung Minta Pemkot Berlakukan Perda dengan Tegas

  • Whatsapp

MANADO-Penerapan peraturan daerah (Perda) sampah oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Manado masih jauh dari harapan. Warga masih saja membuang sampah secara seenaknya. Tak heran jika di beberapa titik, sampah kerap terihat membubung.

Kondisi ini menjadi perhatian berbagai kalangan. “Perda hanya di atas kertas. Tak ada tindakan tegas seperti yang dijanjikan pemerintah untuk mereka yang membuang sampah serampangan sehingga kota kita seperti dikepung sampah,” ujar Reinaldo, mahasiswa salah satu perguruan tinggi di Manado.

Hendrik, salah satu pemandu wisata membenarkan hal tersebut. “Kawasan-kawasan objek wisata juga dijejali sampah. Kondisi seperti ini sangat mengganggu mengingat Manado tengah jadi bidikan para wisatawan,” ucapnya.

Anggota DPRD Manado Christiana Vicolina Pusung yang ditemui terpisah mengakui kalau ibukota Provinsi Sulut lagi ramai oleh kunjungan wisatawan mancanegara asal Tiongkok. Ya, sejak jalur penerbangan langsung Manado dengan beberapa kota di Tiongkok dibuka, banyak wisatawan dari negeri Tirai Bambu itumenyambangi Manado. “Sangat disayangkan jika mereka disambut dengan pemandangan tak mengenakkan. Mari kita berbenah,” ucapnya.
Sebagai tuan rumah, sudah selayaknya menurut dia Pemkot Manado lebih agresif mendorong kesadaran masyarakat terhadap budaya kebersihan.”Saat ini Manado lagi kedatangan banyak turis.  Ini akan menjadi image yang buruk bagi kita kalau sampah tak ditangani dengan baik. Harus ada keseriusan dan ketegasan pemerintah umtuk masalah ini. Sosialisasikan dan terapkan Perda Sampah dengan tegas demi Manado yang lebih bersih dan maju,” kata Pusung.

Pantauan lapangan, dibeberapa titik sudut kota Tinutuan ini, sampah bisa dengan mudah ditemukan. Khususnya, dikawasan-kawasan objek wisata yang menjadi andalan daerah, seperti jalur menuju tempat wisata Bunaken, banyak sampah berserakan di atas laut Manado. (don)

 

Related posts