Wisman Banjiri Sulut, Wakil Ketua DPRD Manado Imbau Pemkot Berdayakan UKM

  • Whatsapp

MANADO – Wisatawan mancanegara (Wisman) dari negeri Tirai Bambu bakal membanjiri Sulut menyusul dibukanya penerbangan langsung Cina-Manado. Informasi yang diperoleh media ini, ribuan warga Cina sudah bersiap untuk melakukan penerbangan ke Manado.Ratusan orang bahkan sebelumnya sudah menginjakkan kaki di bumi Nyiur Melambai.

Terkait dengan itu, Wakil Ketua DPRD Kota Manado Richard Sualang menyarankan Pemkot Manado untuk memanfaatkan momentum tersebut dengan melibatkan Unit Kegiatan Masyarakat (UKM), sebagai langkah mendorong peningkatan kesejahteraan dan pendapatan dari pelaku UKM di Kota Manado.“Ini kesempatan yang tepat menurut saya, bagaimana Pemkot memberdayakan kelompok UKM yang ada di Kota Manado. Misalnya, Pemkot menyiapkan tempat khusus bagi UKM, untuk berjualan hasil kreatifitas dari setiap UKM yang ada. UKM center misalnya, seperti yang disediakan Pemkot menjelang hari raya. Sehingga, wisatawan yang datang ini bisa mampir dan berbelanja di tempat tersebut. Jadi, kedatangan wisatawan ini bukan hanya menambah PAD, tapi bermanfaat bagi UKM-UKM,” kata Sualang.

Dijelaskannya, Cina yang merupakan negara berpenduduk terbanyak dan di setiap tahunnya sebanyak 1,5 juta warganya mengelilingi negara-negara yang memiliki destinasi pariwiasata yang menarik.“Bayangkan saja, jika 5 persen dari jumlah tersebut, mereka datang di Kota Manado. Sudah pasti, selain PAD terus meningkat lewat pendapatan perhotelan, masyarakat juga merasakan dampaknya secara langsung, jika pemerintah ikut memfasilitasi setiap UKM untuk terlibat. Pemerintah dapat membantu lewat pemberian modal misalnya. Dengan cara, mempermudah kelompok UKM ini bisa mendapatkan modal pinjaman di Bank Sulutgo,” ujarnya.

Politisi PDIP ini pun berharap, Pemkot Manado tidak hanya fokus pada perbaikan dan penataan infrastruktur untuk memberikan kenyamanan bagi wisatawan yang datang berkunjung di Kota Manado, tapi dapat melibatkan masyarakat dalam hal penyediaan kerajinan atau makanan khas daerah.

“Lewat UKM, wisatawan akan diperkenalkan mana yang menjadi makanan khas daerah dan kerajian-kerajinan asli buatan daerah. Karena kalau kita mau tour juga di luar negeri, misalnya Cina, pemandunya akan mengantar kita ke tempat-tempat pusat kerajinan dari UKM-UKM yang ada disana,” tambahnya.

Untuk memuluskan tujuan tersebut, ditambahkan ketua DPC PDIP Kota Manado ini bahwa, Pemkot hanya perlu berkoordinasi dengan travel-travel yang mendatangkan wisatawan tersebut.“Pemkot dapat bekerjasama dengan travel. Misalnya, rute perjalanannya harus melewati atau mendatangi UKM center yang sudah disiapkan. Kan lumayan jika satu turis berbelanja seharga 10 ribu. Kalau dikalikan 100 turis, sudah ada berapa pendapatan dari UKM tersebut. Saya harap ini menjadi perhatian, karena lokasi pariwisata di Manado sendiri masih kurang, sehingga bisa diakali dengan ketersedian UKM center tersebut,” tandasnya.(don)

Related posts