Pasar Pinasungkulan Semrawut, Komisi B Minta Pemerintah Lakukan Penataan

  • Whatsapp

MANADO –Komisi B DPRD Manado melalui personilnya, Arthur Rahsia meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Manado melakukan penataan kembali Pasar Pinasungkulan. Permintaan itu disampaikan Komisi B menyikapi semrawutnya salah satu pasar tradisional di Manado tersebut.

“Pasar Pinasungkulan saat ini saat tak represantatif. Sebagian bangunan di sudah rusak, gentengnya banyak yang bocor, selokan dipenuhi sampah dan pedagang bergadang di badan jalan. Berbagai kesemrawutan tersebut kata Rahasia, masih ditambah dengan beralihnya fungsi pasar dengan menjadi tempat tinggal, dimana hanggar bagian belakang tepatnya di bagian utara banyak dijadikan tempat tinggal oleh pedagang,” kata Rahasia.

Politisi Partai Nasdem ini mengakui menerima banyak keluhan dari pedagang daging yang merasa dirugikan karena pembeli lebih suka hanya sampai di depan saja. Penuturan mereka, pedagang ikan sudah menggunakan jalan depan. Hal ini menyebabkan kemacetan panjang dan menjadi masalah yang tak terselesaikan.

Karena itu, Rahasia minta pemerintah dalam hal ini Dinas Perindustrian dan Perdagangan serta PD pasar Manado untuk menyelesaikan masalah tersebut, sebab kesemrawutan sudah menjadi seperti benang kusut di pasar tersebut.
“Apalagi kan, pemerintah sudah mengucurkan dana sebesar Rp8 miliar untuk merehabilitasi pasar tersebut, jadi harus dimaksimalkan, supaya fungsi pasar dapat kembali normal dan tidak ada keresahan di antara pedagang pasar,” katanya.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Manado, Dante Tombeg, mengatakan akan memperhatikan hal tersebut dan sudah berkoordinasi dengan pihak PD Pasar untuk menyelesaikan masalah tersebut.
“Kami melakukan upaya maksimal, dan keluhan-keluhan pedagang kami serahkan kepada PD pasar untuk menyelesaikannya, karena itu merupakan kewenangan mereka,” pungkasnya. (don)

 

Related posts