Usung Konsep Malibu Canyon,The Coffee Bean Mantos Jadi Favorit Warga

  • Whatsapp

MANADO-Coffee Shop kini sudah menjadi gaya hidup bagi sebagian warga Manado. Kebiasaan untuk saling berbagi cerita di rumah kopi mengundang para investor untuk  gaya membuka franchise Coffee Shop. Salah satunya The Coffe Bean & Tea Leaf.

Salah satu franchise coffee shop terbesar di dunia ini kembali membuka store ketiganya di Manado. Manado Town Square 3 lantai dasar unit 26-28 menjadi pilihan, dimana pada 11 Maret 2016 lalu sudah mulai beroperasi.

Konsep store The Coffee Bean & Tea Leaf yang ada di Manado ini berbeda dari yang lainnya, dimana tema Malibu Canyon yang merefleksikan keindahan pesisir pantai California Selatan menjadi pilihan pihak managemen.

Dari segi tempat, dengan luas mencapai 195 m2 dan kapasitas 150 orang, menjadikan store ini sebagai salah satu yang terbesar yang pernah ada di kota Manado dan dapa dijadikan tempat untuk berbagai acara seperti Press Conference, Gathering, Meeting bahkan Community Event.

Berbagai jenis menu juga disediakan untuk memuaskan pelanggan. Mulai dari minuman kopi, non-coffee favorite dan ice blended drinks hingga makanan ringan jenis open sandwich seperti Beef brisket open sandwich, pasta, salad, pastry dan beragam jenis menu lainnya.

Di Store terbaru ini kami mengusung design konsep Malibu Canyon yang menggambarkan keindahan pantai California, sesuai dengan Manado yang dikelilingi pesisir. Kami berharap atmosfer ini membawa atmosfor tersebut ke customer,”  kata Muhammad Risky, Marketing Komunikasi Coffee Bean dalam sesi jumpa pers dengan puluhan jurnalis Manado.

Meski terbilang baru, salah satu unit usaha Mega Corpora ini langsung jadi favorit warga. Dilengkapi dengan fasilitas internet dan design ruangan yang apik,  The Coffee Bean Mantos menjadi tempat favorit penikmat kopi di Manado. “

Saya sering di sini. Tempatnya nyaman dan menu yang ditawarkan juga sesuai selera,” kata Fransiskus Kojongian, salah satu pengusaha sukses Sulut. “Saya dan teman sekantor juga kerap ke sini. Tak jarang kami menggelar rapat kecil di sini,” timpal seorang bankir yang tak ingin disebut namanya. (don/alx)

 

Related posts