Ah…Kursi Ketua BK sepertinya Tidak mungkin Lagi Jadi Milik F-PAN

  • Whatsapp

MANADO-Kursi atau jabatan Ketua Badan Kehormatan (BK)  di DPRD Manado dulunya disebut-sebut akan jadi milik Boby Daud dari Fraksi Partai Amana Nasional (F-PAN).  Kompromi itu ditempuh semua fraksi supaya fraksi mendudukkan kadernya di pucuk pimpinan alat kelengkapan dewan. Maklum, F-PAN satu-satunya fraksi yang belum kebagian  porsi di alat kelengkapan dewan.

Namun, seiring waktu kompromi kelihatannya sudah diabaikan, apalagi setelah Boby Daud tak lagi menyandang status sebagai wakil rakyat. Boda, sapaan akrab Ketua DPC PAN Manado ini mengundurkan diri menyusul keikutsertaanya bersama  Jimmy Rimba Rogi di Pilwako Manado. Walau pasangan Rogi-Daud ini kemudian tereleminasi di tengah jalan, ia sudah sulit kembali  ke DPRD Manado.

Tak adanya Boda, membuat F-PAN makin lemah. Suara fraksi beranggotakan Bambang Hermawan, Muhammad Wongso dan Abdul Wahid Ibrahim kerap diabaikan. Paling menyedihkan kala fraksi yang lainnya mendapat ruangan ber-AC dan fasilitas memadai, F-PAN hanya mendapatkan tempat bersebelahan dengan ruangan sekretariat, persisnya di sebuah gudang.

“Memang F-PAN tersisa tiga orang. Tapi mudah-mudahan secepatnya kembali lagi menjadi fraksi utuh. Mungkin karena cuma sadiki, torang dorang beking suka,” kata personil F-PAN, Mohammad Wongso dalam dialeg Manado.

Dengan kekuatan yang terus melemah itulah, aktivis LSM Terry Umboh menilai sulit bagi F-PAN lagi untuk mendapatkan jabatan Ketua BK. “Boda termasuk senior dan ketua partai, jadi punya pengaruh di DPRD Manado. Tiga personil F-PAN terbilang baru. Masih perlu belajar lobi-lobi politik. Kemungkinan jabatan Ketua BK akan menjadi milik fraksi besar,” kata Umboh. (kam)

 

Related posts