Blusukan, Mangindaan-Asiku Sisir Jalan Setapak dan Daerah Perbukitan

  • Whatsapp

MANADO-Kondisi jalan setapak di jalan Manguni, Perkamil, lingkungan VIII, memprihatinkan. Lorong perbukitan yang dihuni lebih dari 30 Kepala Keluarga (KK) dikeluhkan karena tidak adanya perhatian dari pemerintah kota selama ini.

Hal ini disampaikan langsung, saat Dr Harley Mangindaan (Ai) dan Jemmy Asiku (JA) melakukan blusukan. Kepada kedua calon Walikota dan Wakil Walikota Manado ini, warga meminta agar kedepan, ada perhatian serius tidak hanya jalan utama tapi juga jalan setapak bisa diperhatikan.”Sudah lebih dari 26 tahun kami tinggal disini, lorong ini tidak diperhatikan,”tandas Edi Budiman, warga lingkungan IV kepada Ai-JA, Senin (16/11) pagi.

“Bayangkan, disini kalau hujan, so jadi sama deng saluran air. Kami minta perhatian dari Pak Ai dan JA,”ujar Dike Mokosandi.

Mangindaan, menuturkan, jalan setapak menjadi prioritas bersama Asiku kedepan jika diperkenankan memimpin kota Manado. Ini mengingat letak geografis kota Manado sebagian besar daerah perbukitan. Disatu sisi, Ai menekankan, pembangunan jalan setapak harus ada kesepakatan bersama antara Pemerintah kota dan masyarakat.

“Sebelum dibangun disepakati dulu apakah jalan tersebut betul-betul tidak masuk kavling warga, sehingga pembangunan tidak bermasalah. Intinya, masalah lorong harus ada kesepakatan bersama dan warga yang tinggal di daerah perbukitan paling tidak jalan setapaknya harus nyaman digunakan,” pungkas Mangindaan.

Selain jalan setapak, warga juga mengeluhkan jalan pekuburan. “Tolong diperhatikan juga jalan di pekuburan, karena sudah berapa periode Walikota, tidak pernah direspon. Sampai sekarang jalan itu (pekuburan, red) begitu-begitu terus, memprihatinkan,”kata Aba Midun, warga Malendeng lingkungan IV.

Dihadapan warga Malendeng, lingkungan IV ini, Mangindaan berterima kasih atas masukan dan berjanji akan jadi perhatian bersama Asiku ke depan kelak kami memimpin kota ini. “Yang pasti butuh komunikasi kedepannya dari warga kota Manado, supaya saya tidak sombong jika jadi nanti. Jika memang saya dan Asiku yang dipercayakan nanti, kami tidak akan masa bodoh dengan keadaan seperti ini, tapi lebih peka terhadap warga,” ujar Mangindaan. (amy/adm)

Related posts