Aspirasi Konstituen Jadi Pijakan DPRD Manado dalam Pembahasan RAPBD 2016

  • Whatsapp

MANADO-Reses ketiga tahun 2015 dimanfaatkan dengan baik oleh para legislator Manado untuk mendengar aspirasi masyarakat. Ketua DPRD Manado, Nortje Van Bone bertatap muka dengan konstituennya di Winangun, Jumat (13/11). Sebelumnya, sejumlah wakil rakyat seperti Vanda Pinontoan dan Roy Maramis sudah menggelar reses di daerah pemilihan masing-masing.

Reses Pinkan Nuah (ist)
Reses Pinkan Nuah (ist)

Mengawali pertemuan, Van Bone mengatakan reses dilaksanakan untuk menindaklanjuti Peraturan Menteri RI No 16 tahun 2010 tentang Pedoman Penyusunan Peraturan Daerah dan Tata Tertib Pasal 64: 6 serta mengacuh pada surat Ketua DPRD Kota Manado perihal pemberitahuan masa reses wakil rakyat. “Reses adalah kewajiban untuk dilaksanakan dalam rangka menyerap aspirasi masyarakat,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, politisi Partai Demokrat ini mengingatkan seluruh lurah dan SKPD yang hadir agar apa yang menjadi aspirasi warga, tidak hanya sekedar menjadi catatan, atau sekedar untuk didengar, tetapi harus diperhatikan untuik ditindaklanjuti sebagaimana keinginan warga.

Lily Walandha didampingi Camat (ist)
Lily Walandha didampingi Camat (ist)

“Kepada seluruh SKPD dan Lurah yang hadir, saya minta, agar semua aspirasi warga jangan cuma catat. Tapi usulan itu supaya bisa diprogramkan. Saya sendiri sebagai Ketua Dewan, akan memperjuangkannya lewat pengganggaran di APBD induk 2016,” tegas Van Bone.

Pernyataan tegas Van Bone tersebut, disampaikannya, setelah mendengarkan aspirasi ratusan masyarakat yang hadir. Mereka mengeluhkan penerangan jalan yang berdampak pada aksi krimininalitas, penyebaran miras, pelayanan kesehatan, perbaikan jalan dan drainase.

“Apapun yang menjadi permintaan warga, sebagai wakil rakyat, saya akan berupaya untuk memperjuangkannya. Khususnya soal keamanan, masyarakat juga memiliki kewajiban yang sama dengan pemerintah untuk sama-sama menjaganya. Begitu juga kebersihan, sangat dibutuhkan kesadaran untuk tidak membuang sampah sembarangan, tetapi untuk permintaan perbaikan infrastruktur, itu menjadi tanggungjawab pemerintah termasuk lembaga dewan,” ungkapnya.

Beny Parasan jadi moderator dalam reses Revani Parasan (ist)
Beny Parasan jadi moderator dalam reses Revani Parasan (ist)

Di hari yang sama, tiga personil DPRD Manado dari daerah pemilihan Wenang dan Wanea yakni Lily Walandha, Revani Parasan dan Pinkan Nuah menemui konstituen masing-masing. Banjir aspirasi juga terjadi dalam reses tersebut dan ketiganya siap memperjuangkan apa yang dibutuhkan warga dalam pembahasan RAPBD 2016 yang dijadwalkan akhir November atau awal Desember 2015. (lexi duma/liputan khusus)

 

Related posts