Di Tomohon Harga Sayur Naik sampai 200 Persen

  • Whatsapp

TOMOHON– Harga sayur-mayur di Tomohon terus merangkak naik. Terkini kenaikan mencapai 200 persen. Harga yang melambung tinggi tersebut menurut Leny, seorang pedagang sayur di Pasar Beriman akibat dampak dari kemarau beberapa bulan.

“Bisa jadi inilah puncaknya sampai harga meroket sampai 200 persen. Memang sejak musim kemarau harga terus naik,” ucapnya.

Seiring dengan datangnya hujan, Leny berharap produksi sayuran bisa stabil lagi. “Harga naik karena pasokan yang masuk ke Pasar Beriman berkurang. Produksi sayur di Tompaso dan Modoinding memang sedikit,” katanya.

Pantauan MyManado selama dua hari, harga sayuran memang meroket tajam. Kentang yang biasanya nya Rp200 ribu per karung kini menjadi Rp700 ribu atau naik 300 persen.

Sawi kodok pada harga normal berkisar di Rp 50 ribu per karung, melonjak sampai Rp 150 ribu per karung. Ada pun wortel yang dulunya Rp100 per karung, sekarang didapat dengan harga Rp300 ribu.

Sementara kol yang awalnya Rp 75 ribu per karung menjadi Rp150 ribu, kol bunga dari Rp250 ribu untuk satu tas berisi 10 kg melonjak Rp 500 ribu. “Torang bawa uang belanja Rp 1 juta nda cukup dengan harga yang naik drastis begini,” ungkap Eby, ibu rumah tangga asal Kakaskasen.

Walau harga melambung tinggi, permintaan sayur tetap tinggi di Kota Bunga oni tetap tinggi. Bahkan karena takut habis, ada pembeli yang langsung memborong dalam jumlah yang cukup banyak. “Torang pe untung lumayan,” ujar Leny lagi. (adm)

 

Related posts