Polemik Pembatasan Jam Operasional YM : Pemerintah Harap Kaji Kembali

Polemik Pembatasan Jam Operasional  YM : Pemerintah Harap  Kaji Kembali

Megamanado.com- Pemberlakuan pembatasan jam operasional yang dilakukan pemerintah demi mencegah meluasnya penyebaran Covid-19, sangat baik. Tapi seiring jalannya waktu, perlu dikaji kembali karena tidak solutif.

Seniman Muda asal Langowan Yermia Mumu SH menilai, pemberlakuan pembatasan jam operasional di awal tahun 2021, dampaknya mulai dirasakan. Hal itu sangatlah tidak efektif dan solutif. Menurut Mumu, hal tersebut telah melumpuhkan perekonomian para pelaku usaha seperti rumah makan, pusat perbelanjaan dan tempat hiburan.

“Pandemi Covid-19 merubah segalanya, aturan yang diterapkan baik pemerintah pusat sampai daerah itu adalah tindakan yang positif dalam memutus mata rantai covid-19, tetapi seiring berjalannya waktu, mungkin perlu di evaluasi. Terlebih khusus pembatasan jam operasional di malam hari, hampir semua pelaku usaha mengeluhkan hal tersebut,” tandas Mumu.

Menurutnya, bukan cuma itu. “Baru-baru ini teman-teman dari Aliansi Pekerja Seni Sulut Bersatu (APSSB) menuntut pemerintah untuk mencabut aturan pembatasan jam malam, karena hal tersebut hanya dapat membunuh perekonomian masyarakat yang berprofesi sebagai pekerja seni hiburan malam,” ujar Mumu, kepada media ini, Senin (1/3/2021).

Karenanya, ia berharap agar Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota, lebih khusus Kota Manado dapat mengkaji kembali aturan tersebut.

Mumu juga menambahkan, yang sangat perlu dilakukan yaitu bagaimana masyarakat mempunyai kesadaran dalam mematuhi protab kesehatam (prokes) dengan wajib memaka masker, rajin mencuci tangan, menghindari kerumunan serta menjaga jarak.

“Kesehatan itu tergantung dari diri kita sendiri, untuk itu yang perlu kita lakukan cukup mentaati prokes, rajin berolahraga dan memperhatikan asupan tubuh dengan makan makanan yang bergisi, itu sudah cukup,” ucap Mumu.

Tidak perlu pakai batasan-batasan waktu, karena aktifitas warga banyak yang mengadu nasib di malam hari. Apa bedanya siang dan malam, apakah covid-19 hanya keluar pada malam hari? Jadi yang terpenting dipikirkan pemerintah adalah memperketat aturan perihal protokol kesehatan (prokes) dan mencabut pembatasan jam operasional agar aktifitas ekonomi warga bisa berjalan normal” imbuhnya.

Mumu juga meminta agar pemerintah secepatnya mengambil keputusan dan kebijakan karena memperhatikan polemik yang terjadi akibat pembatasan jam operasional.

“Saya harap pemerintah secepatnya memperhatikan Polimik pembatasan jam operasional, hal tersebut harus segera dikaji dan dapat mencabut pembatasan jam operasional yang tidak efektif, agar tidak menimbulkan kagaduhan bagi warga,” tukasnya.

“Saya yakin dengan di cabutnya pembatasan jam operasional dapat menyelamatkan warga dari krisis finansial dan perekonomian pasti berjalan dengan baik. Pemerintah tidak akan terlalu repot mengurusi bantuan-bantuan sosial tetapi tetap fokus dalam penerapan protokol kesehatan,” Tutup Mumu. (***)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply