Aksi Tolak JGE, DPP Golkar Perlu Cermati Situasi Terkini di Tomohon

Aksi Tolak JGE, DPP Golkar Perlu Cermati Situasi Terkini di Tomohon
Aksi damai menolak JGE sebagai bakal calon wali kota Tomohon dari Partai Golkar (ist)

Tomohon, megamanado.com-DPP Partai Golkar perlu mencermati situasi terkini di Kota Tomohon. Bahwa salah menentukan calon untuk bertarung di Pemilihan Wali Kota (Pilwako) Tomohon bisa berakibat kurang baik buat Golkar di kota bunga.

Tanda itu sudah dinampakkan ribuan simpatisan partai berlambang pohon beringin tersebut. Mendengar kabar kalau DPP Golkar memberikan SK atau rekomendasi ke Jilly Gabriella Eman (JGE), mereka langsung bereaksi. 

Simpatisan berkeliling menyatakan penolakannya untuk JGE (ist)

Sebagian dari simpatisan ini menggelar aksi damai. Mereka meminta pengurus DPP Golkar membatalkan SK untuk JGE dan pasangannya Virgie Baker (VB). Aksi itu dilangsungkan di lokasi pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) DPD Partai Golkar Tomohon, Rabu (26/8/2020) di Kelurahan Walian, Kecamatan Tomohon Selatan.

 “DPP Golkar jangan abaikan suara dan aspirasi rakyat. Ingat tagline partai, suara rakyat suara Golkar,” ucap salah satu warga yang ikut aksi tersebut.

Simpatisan yang turun jalan menyebut survei yang dilakukan oleh lembaga kredibel menjadi cerminan suara rakyat. “Hasil survei terakhir, Ibu Syerly Adelyn Sompotan atau SAS 32 persen. SAS unggul 22 persen dari JGE yang hanya 10 persen. Percuma survei, jika tidak dipakai,” kata demonstran lainnya.

Golkar menurut mereka akan ditinggalkan jika inkonsisten. “Jangan khianati suara rakyat dan hasil survei,” ucap Melan.

Bocoran hasil survei yang diterima media ini, SAS memang di posisi teratas dengan angka 32 persen. SAS unggul jauh atas JGE yang hanya memperoleh 10 persen dan anggota DPRD Tomohon Micky Wenur 7 persen.

Sebelumnya, per Februari 2020 Survei Indikator Politik Indonesia menempatkan SAS sebagai peraih survei tertinggi. SAS memperoleh 35,8 persen, jauh meninggalkan JGE yang hanya  meraih 17 persen. Di bawah JGE adalah Micky Wenur dengan 15,7 persen.

Dua hasil survey terakhir menurut peneiliti dan pengamat politik Benny Sumual seharusnya sudah cukup bagi DPP Golkar untuk menentukan jagoannya di Pilwako Tomohon.“Survei itu cerminan aspirasi masyarakat,” katanya.

Ia berharap Golkar sebagai partai besar memberikan keteladanan dalam berdemokrasi. “Kedaulatan dan aspirasi atau suara rakyat sebagaimana slogan Golkar itu kekuatan demokrasi. Jangan lari dari rel itu,” imbuhnya. (*/alc)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply