Sulut Siaga Satu, Teroris Dikabarkan Incar Wisatawan Asing

Sulut Siaga Satu, Teroris Dikabarkan Incar Wisatawan Asing

MANADO-Warga Sulut  dan aparat keamanan siaga satu.Beredar informasi rencana aksi teroris mengincar para turis China (Tiongkok) di Sulut.

Mereka dikabarkan ada lebih dari satu orang. Sudah menyusup ke Manado awal pekan ini.

Konon ada di antara mereka perempuan yang sudah hafal dengan kondisi Manado.

”Semua sudah waspada. Karena pengalaman mantan Menkopolkam Wiranto yang ditikam,”tandas sumber yang minta dikonfirmasi kebenaran ke aparat negara.

Menurut sumber resmi dari media MagaManado, teroris ini terkait organisasi radikalisme kelompok Jamaah Ansharut Daulah (JAD).

Pimpinan di Jakarta, sudah memerintahkan kelompok JAD Poso bergerak ke Sulut Januari ini.

“Sebagai aksi pembalasan terhadap Pemerintah Tiongkok yang melarang umat muslim Uighur melakukan kegiatan ke-Islaman, ada anggota JAD dari Poso yang bergerak ke Manado. Mereka diperintahkan oleh pimpinan JAD di Jakarta untuk menyerang wisatawan Tiongkok di Sulut,” ujar sumber resmi media ini sembari mewanti-wanti agar namanya tak dikorankan.

Sumber menyebut, Sulut dipilih untuk penyerangan, karena tingginya mobilitas wisatawan Tiongkok.

Warga Sulut  dan aparat keamanan siaga satu.Beredar informasi rencana aksi teroris mengincar para turis China (Tiongkok) di Sulut.

Mereka dikabarkan ada lebih dari satu orang. Sudah menyusup ke Manado awal pekan ini. Konon ada di antara mereka perempuan yang sudah hafal dengan kondisi Manado.

”Semua sudah waspada. Karena pengalaman mantan Menkopolkam Wiranto yang ditikam,”tandas sumber yang minta dikonfirmasi kebenaran ke aparat negara.

Menurut sumber resmi dari media MagaManado, teroris ini terkait organisasi radikalisme kelompok Jamaah Ansharut Daulah (JAD). pimpinan di Jakarta, sudah memerintahkan kelompok JAD Poso bergerak ke Sulut Januari ini.

“Sebagai aksi pembalasan terhadap Pemerintah Tiongkok yang melarang umat muslim Uighur melakukan kegiatan ke-Islaman, ada anggota JAD dari Poso yang bergerak ke Manado.

Mereka diperintahkan oleh pimpinan JAD di Jakarta untuk menyerang wisatawan Tiongkok di Sulut,” ujar sumber resmi koran ini sembari mewanti-wanti agar namanya tak dikorankan. Sumber menyebut, Sulut dipilih untuk penyerangan, karena tingginya mobilitas wisatawan Tiongkok.

“Aksi mereka disebut amaliyah. Yakni penyerangan dengan sajam atau senpi (ilegal) terhadap warga Tiongkok di Sulut,” sebutnya. (Koresy)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply