Oknum Kumtua Desa Lelema.keluarkan surat izin galian C Ilegal

Oknum Kumtua Desa Lelema.keluarkan surat izin galian C Ilegal

MINSEL-Entah apakah ini karena sulitnya sistem pengurusan perizinan. Atau memang pelaku usahanya yang nakal. Yang jelas, modus ini, berpotensi merugikan negara. Dan ketidak adilan dalam pertumbuhan usaha ditengah masyarakat.

Bagaimana permainan nakal itu terjadi. Berikut laporan wartawan dari lapangan. Pada sebuah usaha pertambangan galian C. Di Desa Lelema, Kecamatan Tumpaan, Kabupaten Minahasa Selatan.

“Usaha galian C di lokasi tersebut, dikabarkan, menggunakan badan hukum PT. LIA MEMBANGUN PERSADA. Sepertinya, berjalan dengan baik dan sesuai prosedur. Namun, dibalik semua itu aktivitasnya mendapat sorotan dari wartawan.bahwa Hukum tua desa Lelema sudah mengeluarkan surat izin galian C secara ilegal,”ujar

“Perbuatan hukum tua desa lelema Tirza Tumober,SE yang di lakukan oleh PT. Membangun Persada ini, sudah melawan hukum. Pasal 39 Ayat (1) hurup (e) Jo Pasal 43 Ayat (1) Undang-Undang (UU) Nomor 6 Tahun 1993 tentang Ketentuan Tata Cara Perpajakan sebagaimana diubah UU No 16/2000 Jo UU No 28/2007 Jo Pasal 64 (1) Pasal 65 KUHPidana. Dan UU Nomor 28 tahun 2009 tentang retribusi pajak daerah,” tegasnya

Tidak hanya itu, PT. LIA MEMBANGUN PERSADA (LMP) telah menyalahgunakan izin ilegal yang dikeluarkan dari Hukum tua desa lelema Tirza Tumober, SE. Dimana Surat izin ilegal itu, malah digunakan untuk pertambangan jenis lain. Yakni, melakukan aktivitas penambangan dan penjualan pasir.  

“Kami yakin,surat izin galian C itu ilegal dari tambang galian C milik PT. LMP itu ilegal. Karena, bagaimana bisa memenuhi izin, jika izin dari warga setempat saja, belum dikantonginya. Selain itu, warga tidak akan memberikan izin, karena tambang itu sangat berdampak buruk bagi masyarakat,” bebernya

Kami sudah berupaya, melaporkan aktifitas tambang galian C penyedotan pasir di sungai desa lelema ini untuk proyek penimbunan Lahan Pertamina matani. Namun sayangnya, belum mendapatkan respon. Maka itu, kami mengharapkan pak Kapolda Sulawesi Utara, hingga pak Gubernur Sulut untuk menindak lanjut masalah hukum tua desa lelema kecamatan tumpaan sudah mengeluarkan surat izin igalian C secara ilegal di tahun 2017,kami yakini galian C. ini beroperasi di desa kami. Karena dampak yang diberikan sangat buruk sekali, bagi kemajuan desa,” terang salah satu warga

Untuk diketahui, Surat izin ilegal itu di keluarkan dari hukum tua desa lelema. melakukan aktivitas mengeluarkan material atau komoditas bahan galian tipe C, sebelum mengantongi izin. Pasalnya, jika hal ini diteruskan terdapat pidana yang menantinya.

Saat wartawan telpon 08124410xxxx ingin bertemu kepada hukum tua desa lelema Tirza Tumober. SE.hukum tua menjawab belum ada waktu ingin bertemu,

Berdasarkan UU 4/2009 dan PP 23/2010, komoditas pertambangan dikelompokkan dalam 5 golongan yaitu mineral radioaktif antara lain radium, thorium, uranium. Mineral logam berupa emas, tembaga dan sirtu lainnya. Mineral bukan logam antara lain intan, bentonit. Kemudian, batuan seperti andesit, tanah liat, tanah urug,Sirtu galian C dari bukit di sungai Nimanga,

Mengacu pada aturan, galian C Proyek penimbunan Lahan pertamina di desa matani Kecamatan tumpaan Kabupate Minahasa selatan , termasuk dalam kategori pertambangan batuan. Selain IUP, pengelola wajib mematuhi ketentuan UU 32/2009 tentang Perlindungan Dan Pengelolaan lingkungan Hidup dalam pelaksanaannya. Ketentuan pidana untuk pelanggaran UU 4/2009, setiap orang yang melakukan usaha penambangan tanpa IUP, dipidana dengan pidana penjara paling lama 10 tahun dan denda paling banyak Rp10 miliar.

Selain itu, setiap orang atau pemegang IUP Operasi Produksi yang menampung, memanfaatkan, melakukan pengolahan dan pemurnian, pengangkutan, penjualan mineral dan batubara, yang bukan dari pemegang IUP, dipidana dengan pidana penjara paling lama 10 tahun dan denda paling banyak Rp10 miliar.

“Yang menjadi pertanyaan, aturan apa yang dipakai kumtua desa lelama untuk mengeluarkan izin ilegal galian C tetapi melakukan proyek penimbunan lahan pertamina,”tegasnya

(Koresy)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply