Astaga!!!!, Dana BOK Terancam Tidak Terealisasi

Astaga!!!!, Dana BOK Terancam Tidak Terealisasi

TAHUNA Mega Manado com- Dana Biaya Operasional Kesehatan (BOK) untuk 17 Puskesmas di Kabupaten Kepulauan Sangihe terancam tidak terealisasi.

Info yang beredar disejumlah Puskesmas bahwa dana BOK tersebut laporanya sudah dimasukkan. Akan tetapi dari pihak Dinas Kesehatan (Dinkes) Sangihe dinilai terlambat.

Salah saru Dokter yang tak mau namanya diberitakan mengatakan, bahwa Puskesmas sudah memasukan laporan, hanya dari pihak Dinkes yang lambat memproses.

“Lambat di proses oleh Dinkes. Padaha, dari Puskesmas sudah memasukan laporanya berbulan-bulan,” katanya.

Terpisah Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sangihe, dr Joppy Thungari, membantah saat dikonfirmasi bila Dinkes terlambat untuk mengurus BOK tersebut. Thungari mengatakan, sebenarnya bukan dari Dinkes yang lambat meyelesaikan pemeriksaan berkas, melainkan kelalaian dari pihak Puskesmas yang tidak memasukn laporan setiap bulan.

“Untuk BOK itu langsung masuk ke rekening Puskesmas, karena BOK merupakan dana dari Pemerintah Pusat bukan melalui Dinas,” ujar Thungari kepada sejumlah wartawan, Kamis (11/7/2019)

Dinkes sendiri hanya mengurus laporan dari Puskesmas, bila sudah masuk maka akan diperiksa apakah laporan tersebut sudah benar. Sekarang sementara proses realisasi.

“Dana BOK ini sementara realisasi. Jadi kami harus memeriksa laporan yang diserahkan dari Puskesmas, bukanya kami menerima laporan tersebut asal-asal, kami akan periksa apakah betul laporan dari Puskesmas terkait BOK tersebut. Bila ada kesalahan bukan Puskesmas yang akan disalahkan tetapi Dinkes,” ungkap Thungari

Dia menegaskan, untuk dana BOK pihaknya telah meminta ketiap Puskesmas untuk memasukan setiap bulan. Tetapi kenyataanya Puskesmas membuat laporan tiga bulan sekali.

“Sebenarnya kami sudah meminta laporan tersebut dari bulan Januari, akan tetapi tindak lanjut dari Puskesmas itu nanti bulan Maret, nah sebenarnya Puskesmas yang terlambat memasukan. Bayangkan bila 17 Puskesmas nanti memasukan laporan tiap tiga bulan, pastinya petugas di Dinkes akan kewalahan untuk mengurus sekaligus. Kan perjanjian yang sebenarnya laporannya dimasukan tiap bulan sekali,” tegasnya. (eky)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply