Tak Pernah Terima Bantuan, Tujuh Kelompok Nelayan Curhat di Reses Hengky Kawalo

Tak Pernah Terima Bantuan, Tujuh Kelompok Nelayan Curhat di Reses Hengky Kawalo
Leks, istimewa

Warga Juga Keluhkan Ancaman Banjir di Musim Penghujung

MANADO-Tujuh kelompok nelayan di Kecamatan Wenang berkeluh kesah soal penyaluran bantuan dari pemerintah. Mereka menyampaikan keluh kesah itu saat reses Sekretaris Komisi A DPRD Manado, Hengky Kawalo di Lingkungan Empat, Kelurahan Wenang Selatan, Kecamatan Wenang, Kamis (6/12/18).

“Kami belum pernah menerima bantuan itu. Jangan bicara bantuan, tujuh kelompok nelayan di Wenang Selatan tidak pernah menerima informasi soal penyaluran bantuan khusus nelayan,”  ujar Om Pontororing, perwakilan dari tujuh kelompok nelayan tersebut.

Leks, istimewa

Politisi PDIP ini langsung merespon keluhan warga nelayan tersebut. Ia menjanjikan akan memperjuangkan bantuan bagi nelayan di Kelurahan Wenang Selatan dan sekitarnya.

Baca juga:   Vocke Ompi: Keinginan untuk Tidak Memilih JS Itu Sifatnya Pribadi

“Saya akan berjuang untuk para nelayan untuk mendapatkan bantuan. Ingatkan saya bila mendapat informasi akan ada bantuan nelayan. Saya pastikan akan berusaha agar nelayan di Wenang akan mendapatkan bantuan itu,” ungkap Hengky.

Keluhan lainnya yang disampaikan ratusan warga adalah soal ancaman banjir yang sering menghantui mereka di saat musim penghujung. Maklum, drainase yang ada sering tersumbar.

“Pemerintah sudah berupaya membangun drainase. Tapi ada beberapa bangunan yang berdiri di atas saluran drainase. Kami sudah berkali-kali mempersoalkan bangunan itu. Tapi sayangnya, pemilik bangunan menunjukkan IMB yang dikeluarkan pemerintah,”  kata Hengky.

Ketua Umum KONI Manado ini mengaku gembira karena warga mau menyampaikan aspirasi mereka.  Reses menurut dia memang penting menjadi sarana warga berpendapat dan menyalurkan aspirasi.

Baca juga:   DPRD Manado Dukung dan Sukseskan Legislatif Sulut Expo 2018

“Dalam sistem pemerintah, ada namanya musrembang. Kalau lembaga dewan, sesuai perintah undang undang disebut reses. Ketika hadir dalam reses, warga perlu menyampaikan harapan dan keinginan masyarakat dalam mendorong pembangunan dan peningkatan kesejahteraan,” ucap Hengky.

Wakil Ketua DPRD Richard Sualang yang juga hadir dalamm kegiatan tatap muka dengan masyarakat Wenang itu menegaskan reses sebagai agenda wajib setiap wakil rakyat di sela-sela masa istirahat persidangan.

“Kegiatan reses ini merupakan agenda dari institusi DPRD Kota Manado. Sebagai wakil ketua, saya membuka pelaksanaan reses ke tiga di Tahun 2018. Dari 40 anggota dewan, saat ini ada 35 legislator yang melaksanakan reses, sedangkan 5 lainnya sedang dalam proses Pergantian Antar Waktu (PAW). Reses ini merupakan kewajiban setiap anggota dewan untuk menjemput aspirasi masyarakat,” ujar Sualang.

Baca juga:   Akibat Ulahnya, RSL Diamankan Petugas Polsek Lembeh Selatan

Ikut hadir pula dalam kegiatan ini adalah Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Julises Oehlers, Camat Wenang Donald Sambuaga dan sejumlah perwakilan dinas serta pemerintah setempat. (rey)

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply