Gelar Reses III, Yongkie Limen Soroti Kinerja Pemkot Manado

Gelar Reses III, Yongkie Limen Soroti Kinerja Pemkot Manado

MANADO, MMC – Anggota DPRD Propinsi Sulawesi Utara Dapil Kota Manado, Yongki Limen, menggelar Reses III Tahun 2018 di Kelurahan Dendengan Dalam Lingkungan 7, Kecamatan Paal Dua, Kota Manado, Rabu (5/12/2018).

Saat sebelum pelaksanaan Reses dilaksanakan, Limen mengutarakan kekecewaannya terhadap Pemerintah Kota Manado yang terkesan menganaktirikan warga Dendengan Dalam dan juga warga Ranomuut.

Pasalnya, infrastruktur jalan dan drainase di Jalan Lengkong Wuaya dan Jalan Pingkan Matindas kurang mendapat perhatian Pemkot Manado. Padahal, bila curah hujan tinggi, masyarakat harus diperhadapkan dengan banjir. Tak heran, jika kritikan tajam pun sasar Pemkot Manado.

Limen mendesak agar Pemerintah Kota Manado segera melakukan perbaikan jalan dan drainase.

“Kami ini sudah cukup sabar. Jangan menganggap masyarakat di sini sebagai anak tiri,” tegas dia.

Baca juga:   PD Pasar Somasi Oknum Anggota DPRD Sulut

Di samping itu, dirinya pun menghimbau agar Pemkot Manado segera melakukan ganti rugi pembebasan lahan di seputaran Jalan Lengkong Wuaya.

“Segera dilakukan pembayaran pembebasan lahan. Kan sudah jelas diminta untuk buka rekening bank, tapi sudah ada musyawarah mufakat, ternyata sampai detik ini tidak ada kejelasan, tidak ada penyelesaian,” ucap Limen.

Dirinya pun menyorot terkait tidak adanya saluran air.

“Jadi, sebagai anggota dewan saya minta pemerintah kota khususnya pak walikota untuk perhatikan masyarakat di Dendengan Dalam ini dan masyarakat Ranomuut. Jangan menganggap kita ini masyarakat kelas dua atau apa. Selama ini masyarakat terus mengeluh soal itu. Saya minta pemerintah kota harus perhatikan,” tandas Limen.

Baca juga:   DPRD Manado Rampungkan Pansus Lingkungan Hidup

Sementara dalam reses, warga pun menyampaikan aspirasi tersebut. Warga Dendengan Dalam khususnya Lingkungan 6 dan 7 merasa sangat kuatir bila di musim penghujan.

“Air dari Liwas dan patung kuda tembus Kampung Manggis. Jangan sia-siakan amanat rakyat. Di sini daerah rawan banjir,” keluh Mursid Makaminang, salah satu warga DenDal lingkungan 7 kepada Yongki Limen.

Aspirasi lain datang dari Novi Makawimbang. Menurutnya, masalah banjir bukan hanya karena got sudah tertutup tanah, tapi banyaknya sampah yang dibuang di got.

“Diminta pemerintah kota perhatikan, harus ada tempat sampah,” ujar Novi.

Menanggapi aspirasi tersebut, Limen pun berulang kali menyebutkan agar Walikota Manado memperhatikan aspirasi masyarakat Dendengan Dalam, “Kalau tidak akan bersama masyarakat ke Kantor Pemkot Manado. Dan, tolong juga pak Walikota sediakan tempat sampah yang memadai dan steril untuk masyarakat. Bila tidak diperhatikan aspirasi warga dendengan dalam, saya tegaskan akan tutup jalan,” tutup Limen.

Baca juga:   MMS Resmi Ajukan Banding

Di reses itu juga, warga mengungkapkan bila hingga kini masih ada yang belum mendapatkan bantuan dana bencana akibat banjir bandang beberapa tahun lalu.

“Masih ada warga di sini yang belum dapa itu dana bencana lalu, tolong bapak tanya akang (Masih ada warga di sini yang belum mendapat dana bencana lalu, tolong bapak tanyakan),” ungkap Mursid Makaminang.(RK)

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply