Banggar DPRD dan TAPD Manado Bahas Ranperda APBD 2019

Banggar DPRD dan TAPD Manado Bahas Ranperda APBD 2019
Ketua DPRD Manado Noortje Van Bone memimpin rapat Banngar -TPAD (ffoto: ist)

MANADO-Rapat Badan Anggaran (Banggar) DPRD Manado dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kota Manado menggelar rapat bersama, Rabu (28/11/2018). Rapat ini terkait Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Manado 2019.

Pada pertemuan tersebut, terungkap sejumlah fakta. Di antaranya aspirasi masyarakat yang telah disampaikan melalui anggota DPRD tidak terakomodir pihak eksekutif.

Suasana pembahasan (foto: ist)

Seperti diungkapkan legislator PKS, Syarifudin Saafa dihadapan pimpinan rapat, Ketua dan Wakil Ketua DPRD, Noortje Henny Van Bone dan Danny Sondakh. Saafa menyebut ada aspirasi masyarakat yang hilang, meskipun sudah sudah tertata pada APBD Perubahan 2018, karena telah dibicarakan di Banggar, Komisi hingga ke tingkat Sekretaris Daerah.

Para wakil rakyat aktif memberikan masukan( (foto: ist)

“Contohnya, sudah dianggarkan Rp150 juta untuk pembenahan jalan di Singkil Satu, tapi setelah dicek lagi ternyata sudah tidak ada lagi. Jadi saya pikir aneh, seharusnya tidak boleh seperti itu,” ujarnya.

Baca juga:   Makin Elegan dan Mewah, Samsung Experience itCenter Usung Konsep Baru

Hal yang sama disampaikan Ketua DPRD Manado, Noortje Henny Van Bone. Van Bone yang juga Ketua Banggar, menyebut ada aspirasi masyarakat yang sudah diusulkan berkali-kali tapi tidak pernah ditanggapi.

Perwakilan perangkat daerah juga hadir memberikan pendapat (foto: ist)

Dia mencontohkan aspirasi masyarakat di belakang GPdI Malalayang yang setiap tahunnya selalu mengalami banjir. Van Bone bahkan menyebut hanya meminta swadaya dari Dinas PU Kota Manado untuk mengatasinya.

“Masyarakat hanya meminta swadaya saja, tidak membutuhkan material karena hanya menggali dan membuang tanah yang menutupi saluran air,” kata Van Bone.

Tim Banggar DPRD Manado menanyakan item per item ke pihak eksekutif (foto: ist)

Van Bone juga meminta TAPD Kota Manado untuk menganggarkan aspirasi masyarakat ini nantinya dalam pembahasan Ranperda APBD Kota Manado Tahun Anggaran 2019.

Baca juga:   Diajak ke Rumah, Eh Pelajar SMP Ini Digerayangi sang Kekasih hingga Kemaluannya Berdarah

Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kota Manado pada rapat paripurna menghadirkan Sekretaris Daerah Mickler Lakat, Kepala Dinas PU Royke Mamahit, Kepala Dinas Perumahan Rakyat Dan Kawasan Permukiman (Perkim) Deysie Lumowa dan Kepala Bagian Unit Layanan Pelelangan (ULP) Manado Judhy Eduard Rumagit.

Pembahasan berjalan tertib (foto: ist)

Sementara itu, Sekretaris Daerah Mickler Lakat berjanji akan menyampaikan hasil rapat ini kepada Walikota dan Wakil Walikota Manado agar aspirasi masyarakat yang sudah disampaikan untuk dimasukkan dalam pembahasan Ranperda 2019. (Buferland Turangan/Liputan Khusus)

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply