Lapas Manado Deklarasi Hapus Buta Huruf Alquran

Lapas Manado Deklarasi Hapus Buta Huruf Alquran
Kepala Rutan Manado, Raden Budiman Priatna Kusumah bersama WBP saat deklarasi, Senin (10/9) . (foto: pscl)

MANADO-Momentum Deklarasi Hapus Buta Huruf Alquran dilaksanakan serentak bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dan Tahanan di Lembaga Pemasyarakaan (Lapas) dan Rumah Tahanan Negara (Rutan) di seluruh Indonesia, Senin (10/9/2018). Hajatan yang bertepatan dalam menyambut tahun baru Hijriah yang jatuh pada hari Selasa untuk Rutan Manado di Malandeng dipusatkan di Masjid At-Taubah.

Deklarasi “Hapus Buta Huruf Alquran dilaksanakan sebagai wujud kesadaran akan pentingnya membaca Alquran. Selain itu, edukasi melek huruf Alquran yang menjadi bagian dalam deklarasi tersebut juga merupakan pelaksanaan program pembinaan kepribadian dalam bentuk pendidikan spritual sekaligus pendidikan intelektual yang diwajibkan bagi WBP beragama Islam.

Baca juga:   Peduli Korban Bencana di Sulteng, Rutan Manado Gelar Doa dan Penggalangan Dana

Para WBP bertekad untuk belajar membaca, menulis dan memahami Alquran, menjalankan seluruh kewajiban ibadah agama Islam dengan baik dan benar serta mengikuti seluruh program pembinaan dengan baik sesuai aturan yang berlaku. Pembacaan deklarasi bersama itu dituntun oleh Anang Wijoyono Poetra, salah satu petugas yang selalu terlibat dalam pembinaan WBP dan tahanan yang muslim di Rutan Manado.Sementara Warga Binaan mengikutinya dengan suara lantang.

Adapun kegiatan doa bersama dan deklarasi hapus buta huruf Alquran yang dilaksanakan tersebut merupakan wujud Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS) untuk terus berkomitmen mendukung program Nawacita dalam hal meningkatkan kualitas hidup manusia Indonesia, melakukan revolusi karakter bangsa, memperteguh kebhinekaan dan memperkuat restorasi sosial Indonesia melalui berbagai program pembinaan bagi WBP.

Baca juga:   Puisi dan Fashion Show Warnai Hari Peringatan Pahlawan di Rutan Manado

Acara Deklarasi tersebut dihadiri langsung Ka Rutan Manado, Raden Budiman Priatna Kusumah, Kasubsi Pengelolaan Rutan, Arjun Djuma Okong, Kasubsi Pelayanan Tahanan, Wahyono dan petugas Rutan lainnya yang beragama Islam. (*/nji)

 

 

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply